Skip to main content

Posts

Showing posts with the label journey

Ajik.

Rabu, 25 Juni 2014 tepat jam 5 pagi, bapak mertuaku meninggal. Seorang ayah, suami, dan kakek dari 2 orang cucu laki – laki yang sedang aktif dan menyayangi kakeknya. Bapak mertua yang selalu kupanggil Ajik ini meninggal karena sakit komplikasi Jantung, hati, dan paru – paru yang sudah dideritanya sejak lama. Kabar duka ini tentu saja mengguncang keluarga kecil kami. Walaupun seluruh keluarga sudah pasrah selama Ajik sakit, tapi tetap saja menyadari Ajik sudah tiada seperti mendapat berita yang mendadak. Dan hal yang benar – benar membuatku menangis adalah melihat suamiku. Ayahnya meninggal sehari setelah ulang tahunnya ke-30 tahun. Kehilangan mertua itu rasanya sama mungkin seperti kehilangan orang tua kandung. Kehilangan Ajik sangat menyesakkan hatiku. Berkali – kali jika ingat Ajik, rasanya ada sesuatu yang tertahan di dada, sakit sekali di daerah leher sampai tanpa sadar berurai air mata dan akhirnya menangis bertubi – tubi. Ketika Ajik sakit dan harus masuk ruma...

I'm 26 and I'm Gorgeous!

Desember 2013. Yoi, usiaku sudah masuk ke angka 26 tahun. Tua. Hahaahhaahaha. Setahun ini sudah banyak yang terlewati dengan sangat bahagia. Karena ulang tahunku di bulan Desember, uda deket taun baru nih, jadi kita flashback bentar ya apa yang terjadi di usia 25 tahunku itu. Mari kita review sedikit yaaah! 1. Aku melahirkan Wah Senna secara normal. Masih tidak bisa dibayangkan rasanya. Sebuah prestasi yang berhasil aku ukir, dan gara – gara melahirkan normal ini aku sampe kepikiran mau buat piala untuk diriku sendiri, hehehe.. Pialaku 2. Berhasil menjadi mama ASI dan Wah Senna lulus S1 ASIX. Sejak melahirkan anak kedua, aku bener – bener ngotot untuk HARUS BISA MENYUSUI. Mengapa? Karena dulu Wah Giri sama sekali ngga mau ASI (dasar anak SAPI!). Jadi jika diizinkan, anak kedua ini harus bisa ASI Eksklusif. Dan ternyata Wah Senna termasuk anak yang ngga pilih – pilih sama susu. Malah nagih dikasi ASI (Kalau yang ini kayaknya sifatnya keturunan… hehehe). Meski banya...

Ber-sahabat.

Berteman dan bersahabat. Dua kata yang sudah pasti menjadi kesenangan orang – orang. Siapa sih yang ngga suka berkenalan, kemudian jadi teman dan akhirnya jadi sahabat. Sohib, sahabat karib. Awalnya hanya dengan kata – kata,” Hai namaku ‘A’” sampai diikuti dengan embel – embel, “ mari berkawan…”. Tidak hanya di dunia nyata, tapi juga di jejaring sosial. Siapa sih yang ngga suka nambah followers, nambah friend dan saling komen – komenan di status/foto. Berteman dan bersahabat. Tentunya aku sendiri adalah orang yang sangat suka dengan kedua aktivitas itu. Bersosialisasi adalah caraku menentukan jati diriku. Belajar bertegur sapa, sopan santun, sampai cara memperlakukan orang lain. Dan tentunya kesenangan ini berubah menjadi kebutuhan. Aku perlu teman. Yang nantinya menjadi sahabat. Aku tipikal orang yang suka mendengarkan cerita. Dan dari teman – temanku aku mendapat banyak pengalaman yang menakjubkan. Aku punya banyak teman dan sahabat. Tentu saja. Bahka...

25. What a life.

I'm 25. And will have two children. What a life. Iya nih. 7 Desember lalu aku mencapai umur 25 tahun. Kalau kata seorang teman kerja, Umur 25 adalah a quarter of century in ag e. Sudah seperempat perjalanan dalam hidup. Umur 25 sudah saatnya untuk berpikir dewasa, start mikirin kehidupan mau ke arah yang mana. Dan katanya being 25 years old means no more kid stuff! Nah loh, udah ga boleh alay. Ga boleh lala lele, leye leye, lalala yeyeye.. dan seterusnya. Namun sebenernya hal itu tidak terjadi padaku. Mengapa? Di umur sebelum sampai ke seperempat abad ini, aku sudah harus mengurus kehidupanku, keluarga kecilku dan sudah harus menghadapi problem - problem yang seharusnya bukan kutemui di usiaku. Tidak siap? Tentu kata itu pernah kutemui. Aku belum siap. Aku masih ingin bersosialisasi alias nongkrong sampai pagi bersama teman - teman. Masih pengen nyobain yang namanya hura - hura  mabuk, nonton konser semau aku tanpa ada ganjalan. Masih pengen santai memanjakan di...

We're going to Candi Dasa and it's ending like this!

Beberapa minggu yang lalu, aku dan suamiku mendapatkan titah untuk pulang ke kampung halaman. Karena bukan di hari libur, jadi aku mengambil cuti selama 2 hari. Begitu pula dengan dia. Dan pada hari Jumat pagi, kita membawa Giri ke Ketewel untuk dititip. And after that, we are going to Karangasem. Serunya, kami hanya naik motor kymco dong.Yah, semoga berasa romantisnya.  Suamiku memang selalu penuh kejutan. Dari dulu kalau menjalani hari dia selalu bisa membuatku terkesiap takjub dengan apa yang dia lakukan. Apalagi saat ini, dia tidak hanya mengajakku pulang kampung, tetapi juga akhirnya menginap di Candi Dasa. Rencana kita setahun yang lalu, akhirnya terlaksana sekarang. Makan di Warung Lesehan Merta Sari Pesinggahan Menginap di Candi Dasa :) Wowww... Pemandangan dari depan kamar :)

SINGAPORE!

Huwaa, setelah mendapatkan tiket yang sangat indah akhirnya aku capcusss ke Singapore ! Berangkat pagi - pagi buta tanggal 16 Februari 2012 dan voilaaa... mendaratkan kaki di negara yang bersih dan teratur ini. Tak banyak kata ... enjoy these pictures :) Yang buat bahagia selain pemandangan dan pengalamannya yang indah dan tak terlupakan, tapi juga perjalanan menuju tempat - tempat yang menarik. Mau kemana - mana kita jalan kaki (perjuangan yang ngga bisa dilupain, karena di Bali sudah lama ngga kemana - mana jalan kaki) dan juga naik MRT.  Mejeng di depan Nanyang University :) BUMBLEBEE!!!!!! I will come back again!  I swear! With my beloved boys!

She's got a ticket to ride

Sorry for the late post. Yeeyy! I've got a ticket to ride :) A ticket to a place that I really wanna go with my fams, Singapore!!! yipppiieyyy! Tiket ini aku dapatkan setelah mendapatkan predikat sebagai salah satu The Best Employee 2011 yang diadakan kantorku. It's really great to know that although I would miss some activities that I'm waiting for a year. so off we go to S'PORE! Stories and pictures will be share after the hectic days in office yaaaaa :)

Rainy list. My December's playlist

I kinda love listening to the music when I'm feeling blue, happy, sad, awkward or something. And the weird thing of me, I love to use some of the lyrics and related to my feelings. And these are my songs that related to my December's moments. The songs that always spinning in my mind in this December. Everyday. Nothing - The Script | Mushaboom - Feist | Crash - Sum 41 Too Much Heaven - Bee Gees | Soul Deep - Tahiti 80 When you Love Someone - Endah n Rhesa | Every Teardrop is Waterfall - Coldplay Here, There, Everywhere - The Beatles

24

Yes I’m 24! Why I said yes? Sebenernya maunya sih sedih karena oh no, I’m getting old! Tapi ada rasa bangganya juga. 24 tahun. Aku masih hidup :) aku sudah (harus) masuk dunia 24 tahun. Kira – kira di umur 24 bakal ada apa ya? Walaupun aku menjalani umur – umurku kemarin secara ngga normal, aku ingin tahu seperti apakah aku di umur 24 tahun. Apakah masih bisa nyengir joker seharian atau bakal gundah gulana? Ahay.. Oh ya, aku mau ngucapin terima kasiiiihh banyak buat semuanya sudah ngasih ucapan dan doa. Semoga semuanya balik ke kalian semua:) Terima kasih buat suamichu, yogichu dan anakchu, wah girichu yang uda nyiapin mini party jam 00.00 Wita lengkap dengan seperangkat kado yg akan kupakai setiap hari. Terima kasih mama, papa, ninok, Krishna dan mas Denny atas doanya. How I missing you guys! Terima kasih para sahabat yang ngga bs disebutin satu2. Andai kalian ada disini, sudah kupelukin satu2 deeeeh... Terima kasih rekan kerja semuanya. Terima kasih selalu memberikan senyum pa...