Skip to main content

Posts

25. What a life.

I'm 25. And will have two children. What a life. Iya nih. 7 Desember lalu aku mencapai umur 25 tahun. Kalau kata seorang teman kerja, Umur 25 adalah a quarter of century in ag e. Sudah seperempat perjalanan dalam hidup. Umur 25 sudah saatnya untuk berpikir dewasa, start mikirin kehidupan mau ke arah yang mana. Dan katanya being 25 years old means no more kid stuff! Nah loh, udah ga boleh alay. Ga boleh lala lele, leye leye, lalala yeyeye.. dan seterusnya. Namun sebenernya hal itu tidak terjadi padaku. Mengapa? Di umur sebelum sampai ke seperempat abad ini, aku sudah harus mengurus kehidupanku, keluarga kecilku dan sudah harus menghadapi problem - problem yang seharusnya bukan kutemui di usiaku. Tidak siap? Tentu kata itu pernah kutemui. Aku belum siap. Aku masih ingin bersosialisasi alias nongkrong sampai pagi bersama teman - teman. Masih pengen nyobain yang namanya hura - hura  mabuk, nonton konser semau aku tanpa ada ganjalan. Masih pengen santai memanjakan di...

Hamil lagi. Trus?

Ini nih kalo ngga punya koneksi internet di rumah, jadi blog pun ngadat tak ter update . Baiklah saya akan menceritakan beberapa hal - hal update yang terjadi pada diri saya.  1. Saya hamil lagi Wakwaw, setelah rahim ini vakum untuk waktu 2,5 tahun, akhirnya dia mulai berproduksi lagi. Hahahaha... Di suatu pagi sekitar pukul 4 dini hari, saya mendapati diri saya yang ternyata hamil. Berbekal test pack yang dibeli pada malam sebelumnya di apotik yang hampir tutup, dan kebangun jam 4 pagi, saya pun mencoba ngetes dan ternyata memang beneran hamil. Pasti banyak yang mengira ini kecelakaan atau tidak direncanakan. Sebenarnya saya dan suami memang sudah merencanakannya, jika tidak akhir tahun 2012, ya di tahun 2013. Namun ternyata dikasihnya lebih awal, dan ternyata agak cukup tidak tepat waktu. Saya hamil di saat kami sekeluarga sedang ketar - ketir karena bapak mertua saya masuk Rumah Sakit sudah selama 2 minggu. Pada saat mertua masuk RS ini banyak sekali tantangan yang kami h...

Scratch Team!

On that day, the team had a big meeting to discussed the new design. So, here we were:  Jadinya mah cuma foto - foto ajaaaa :)

A small operation

Wah ternyata sudah lama sekali ya ngga ngupdate blog ini. Serasa uda debuan dan tentunya ngga ada viewers yang mau berkunjung. Sebenernya banyak yang terjadi, tapi aku merasa kurang waktu untuk menyusun kata - kata yang indah agar pas dimuat di blog.  Aku bukan penulis. Bahkan kadang aku merasa aku memang tidak bisa menulis. Alur yang aku gunakan kadang berantakan dan membosankan. Tapi blog yang aku buat memang bukan blog profesional yang membuat pembaca menjadi syahdu dan akan mencintaimu selamanya. Aku hanya ingin bercerita. Hanya ingin mengisyaratkan bahwa aku masih ada. YOLO gitu ... hehehe... Ok, out of the topic... Beberapa minggu yang lalu, aku menjalani sebuah operasi kecil. Diawali dengan rasa ngilu yang sangat terasa dari ujung jari kelingking kiriku hingga ke lengan. Jujur aku merasa takut, karena aku sudah sakit seperti ini sejak lama. Tapi aku takut mengetahui kenyataan bahwa ada yang salah dengan tanganku. Mau ngapa - ngapain berasa susah sebenernya. Mau g...

We're going to Candi Dasa and it's ending like this!

Beberapa minggu yang lalu, aku dan suamiku mendapatkan titah untuk pulang ke kampung halaman. Karena bukan di hari libur, jadi aku mengambil cuti selama 2 hari. Begitu pula dengan dia. Dan pada hari Jumat pagi, kita membawa Giri ke Ketewel untuk dititip. And after that, we are going to Karangasem. Serunya, kami hanya naik motor kymco dong.Yah, semoga berasa romantisnya.  Suamiku memang selalu penuh kejutan. Dari dulu kalau menjalani hari dia selalu bisa membuatku terkesiap takjub dengan apa yang dia lakukan. Apalagi saat ini, dia tidak hanya mengajakku pulang kampung, tetapi juga akhirnya menginap di Candi Dasa. Rencana kita setahun yang lalu, akhirnya terlaksana sekarang. Makan di Warung Lesehan Merta Sari Pesinggahan Menginap di Candi Dasa :) Wowww... Pemandangan dari depan kamar :)

Self Potrait - Meet me

  Yes meet me :) I'm just a woman who wear a glasses